Kamis, 08 Desember 2011


MANUSIA DAN PENDERITAAN

Manusia diciptakan dibagi menjadi dua sisi yaitu ada sisi bahagia dan ada juga sisi penderitaan. Ada saatnya manusia merasakan kebahagian dari allah dan ada kalanya manusia merasakan penderitaan dari allah , penderitaan itu termasuk ujian dari allah untuk umatnya. Kehidupan tidak lengkap jika hanya ada kebahagiaan .
jika dalam kehidupan kita hanya merasakan suatu kebahagian dari allah swt maka kita tidak pernah bisa bersyukur atas apa yg telah diberikan kepada allah untuk umatnya . manusia sering kali jika merasakan kebahagiaan di dalam hidupnya manusia sering kali lupa  kepada sang penciptanya. Karena disamping terdapatnya kebahagiaan di dunia di dalam kehidupan juga terdapat rasa penderitaan.
Tidak semua manusia hidup di dunia merasakan kebahagiaan, di balik kebahagiaan ada juga penderitaan.
Maksud dari keterikatan adalah manusia yang terlena oleh suatu kebahagiaan di akhir maka dia akan merasakan sebuah pendeitaan dan begitu juga sebaliknya manusia yang sedang mengalami penderitaan apabila dia berusaha untuk memperbaiki keadaannya dan memiliki sikap bersyukur dalam keadaan apapun maka suatu saat nanti akan mendapatkan sebuah kebahagiaan suatu saat nanti
semua orang pasti pernah mengalami sebuah penderitaan, entah itu penderitaan fisik, penderitaan batin, penderitaan materi atau apapun itu.
tetapi sikap setiap orang untuk menghadapi sebuah penderitaan berbeda-beda. Ada yang bersikap pasrah dan tidak menerima keadaan itu tetapi ada juga yang bersikap menerima dan berusaha untuk memperbaiki keadaan yang ada agar penderitaan itu berakhir.
Dari sikap seseorang dalam mengatasi masalah tidaklah sama tergantung kepada kepribadiaan seseorang itu sendiri . dan dari kita mensyukuri datangnya musibah itu dan mengambil hikmahnya dari setiap permasalahan yang kita alami.
tapi itulah siklus kehidupan. Setiap manusia Tentu kita menginginkan nasib yang baik agar mendapatkan kebahagiaan tetapi semua itu tergantung dari sikap kita apakah kita akan berusaha atau tidak untuk mendapatkan kebahagiaan itu karena semua itu ditentukan oleh yang Maha Kuasa.
Dari kita mengalami cobaan hidup itulah yg menjadikan kita untuk lebih mengingat kepada sang pencipta.
Karena roda kehidupan memang berputar, ada kalanya dibawah. nah saat di bawah ini itulah penderitaan, itu tanda sayang Allah kepada kita makanya Allah memberikan kita cobaan. Jangan pernah merasa iri dengan yang merasakan kebahagiaan karena mereka juga pasti akan merasa menderita.
Syukuri apa yang telah allah berikan kepada kita dan keluarga kita meskipun itu penderitaan. ambil hikmah dari penderitaan yang kita rasakan
penyebab penderitaan itu bermacam-macam. Ia datang kepada kita dalam bentuk sakit, gagal dalam usaha, diperlakukan secara tidak adil, mengalami duka cita karena kematian orang yang kita sakiti, musibah seperti bencana alam.
Dibalik penderitaan yang kita alami hendaklah kita untuk bangit dan menjadikan pribadi yg lebih baik dari sebelumnya. Jangan jadikan kegagalan atau penderitaan menjadikan kita patah semangat dan tidak ada arah untuk hidup kedepannya, namun jadikan diri kita lebih baik dari sebelumnya dengan selalu mengingat allah dan bersyukur atas apa yang telah allah berikan untuk kita.

A.   PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.


B.    SIKSAAN
Siksaan atau penyiksaan (Bahasa Inggris, torture) digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan kekerasan hati korban. Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan, baik secara fisik maupun psikologis, yang dengan sengaja dilakukkan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi, balas dendam, hukuman, sadisme, pemaksaan informasi, atau mendapatkan pengakuan palsu untuk propaganda atau tujuan politik dapat disebut sebagai penyiksaan. Siksaan dapat digunakan sebagai suatu cara interogasi untuk mendapatkan pengakuan. Siksaan juga dapat digunakan sebagai metode pemaksaan atau sebagai alat untuk mengendalikan kelompok yang dianggap sebagai ancaman bagi suatu pemerintah. Sepanjang sejarah, siksaan telah juga digunakan sebagai cara untuk memaksakan pindah agama atau cuci otak pikiran.
Tiga Siksaan Bersifat Psikis :
1.  Kebimbangan, siksaan ini terjadi ketika manusia sulit untuk menentukan pilihan yang mana akan meraka ambil dan mereka tidak ambil. Situasi ini sangat membuat psikis manusia tidak stabil dan butuh pertimbangan yang amat sangat sulit.
2.  Kesepian, merupakan perasaan sepi yang amat sangat tidak diinginkan oleh setiap manusia. Pada hakikatnya manusia itu adalah makhluk yang bersosial ,hidup bersama dan tidak hidup seorang diri.Faktor ini dapat mengakibatkan depresi kejiwaan yang berat dan merupakan siksaan paling mendalam yang menimpa rohani manusia
3.  Ketakutan, adalah suatu reaksi psikis emosional terhadap sesuatu yang ditakuti oleh manusia. Rasa takut ini dapat menimbulkan traumatik yang amat mendalam. Dampaknya manusia bisa kehilangan akal pikirannya dan membuat manusia berkejatuhan mental.

C.    KEKALUTAN METAL
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.
Gejala Seseorang yang Mengalami Kekalutan Mental :
+  Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
+  Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah
 Tahap-tahap Gangguan Kejiwaan :
@  Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani.
@  Usaha mempertahankan diri dengan cara negative
Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalami gangguan.
Sebab-sebab timbulnya Kekalutan Mental :
^  Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
^  Terjadinya konflik sosial budaya
^  Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
Proses-proses Kekalutan Mental :
Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan negative. Positif, trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebagai usaha agar tetap positive thinking dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut, ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya. Negatif, trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan  mengalami fustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk fustasi antara lain :
1.  Agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi Hypertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya.
2.  Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakan.
3.  Fiksasi adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu.
4.  Proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lain.
5.  Identifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imajinasinya.
6.  Narsisme adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari pada orang lain.
7.  Autisme ialah menutup diri secara total dari dunia rill (nyata), tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yang dapat menjurus ke sifat yang sinting (gila).

                            
Sumber :   http://bayu.jaya.wordpress.com/2010/08/20manusia dan penderitaan
                id.wikipedia.org
                Kamus bahasa indonesia.org
                www.elearning.gunadarma.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar